You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Gemarang
Desa Gemarang

Kec. Kedunggalar, Kab. Ngawi, Provinsi Jawa Timur

= = = Selamat Datang di Desa Gemarang Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi = = = # # # Orang Bijak Taat Bayar Pajak # # # * * * Gemarang MANTAB * * * """ MAJU AMAN NYAMAN TERAMPIL AGAMIS DAN BERBUDAYA """

Kirim Doa Arwah Leluhur Melalui Tradisi Nyadran

Ira 15 Juli 2023 Dibaca 494 Kali
Kirim Doa Arwah Leluhur Melalui Tradisi Nyadran

gemarang.desa.id - Nyadran atau Bersih Dusun adalah tradisi masyarakat kita khususnya masyarakat Jawa yang hingga saat ini masih dilestarikan.

Begitupun Desa Gemarang di beberapa dusun masih mengadakan kegiatan ini. Diantaranya adalah Dusun Ponjen, dusun yang letaknya paling selatan di wilayah Desa Gemarang.

Nyadran tersebut dalam rangka kirim do'a arwah leluhur pendiri dusun, ngalap berkah/mengaharap berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa agar senantiasa diberi kelimpahan rejeki, kelancaran usaha dan ketentraman.

Aris Budianto selaku Kepala Dusun Ponjen mengajak semua warga masyarakat Ponjen menggelar kegiatan rutin tersebut, Jumat (14/07).

Kegiatan ini diadakan di lokasi sendang (sumber mata air) setempat dihadiri oleh masyarakat sekitar dengan membawa berkat (dari hasil panen) yang diwujudkan sebagai sedekah/wujud syukur agar kelimpahan rejeki.

Aris Budianto yang ditemui saat itu mengutarakan,"

"Nyadran ini adalah kegiatan rutin Dusun Ponjen untuk mendoakan arwah leluhur pendiri dusun dan diadakan di lokasi sendang dengan maksud tidak membedakan golongan, agama atau apapun, karena berdoa dimanapun baik," terang Aris.

Pendiri Dusun Ponjen yang dimaksudkan adalah Mbah suro, seorang Warok dari Ponorogo yang babat Dusun Ponjen. Hal tersebut diketahui menurut tetua dusun yang dipercaya turun-temurun, seperti halnya nyadran telah dilakukan secara turun temurun.

Tampak hadir pula, Kepala Desa Gemarang, Dra. Sunarni, M.Pd, Sekretaris Desa, Khamdan Rohim, S.Ak dan perangkat desa lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wujud pelestarian budaya dan adat istiadat nenek moyang dengan maksud dan tujuan baik. 

Setelah pembacaan doa dilanjutkan dengan tradisi adat hiburan seni musik karawitan yang juga adalah seni tradisional jawa, ini merupakan perpaduan tradisi yang masih menghipnotis masyarakat untuk menikmatinya.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 3.849.198.034,00 Rp 3.849.198.034,00
100%
Belanja
Rp 3.479.676.871,00 Rp 3.486.332.288,00
99.81%
Pembiayaan
Rp 388.732.515,00 Rp 388.732.515,00
100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp 986.250.000,00 Rp 986.250.000,00
100%
Dana Desa
Rp 1.249.490.000,00 Rp 1.249.490.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 129.710.773,00 Rp 129.710.773,00
100%
Alokasi Dana Desa
Rp 880.149.000,00 Rp 880.149.000,00
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 600.000.000,00 Rp 600.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 3.598.261,00 Rp 3.598.261,00
100%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 2.042.561.871,00 Rp 2.048.347.288,00
99.72%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 1.132.968.000,00 Rp 1.133.838.000,00
99.92%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 175.270.000,00 Rp 175.270.000,00
100%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 35.877.000,00 Rp 35.877.000,00
100%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 93.000.000,00 Rp 93.000.000,00
100%